Jumat, 22 Mei 2009

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1

Mata Pelajaran : kimia
Kelas semester : X1 / 2
Pokok Bahasan : Alkana
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat- sifat senyawa organic atas dasar gugus fungsi dan senyawamakromolekul.
B. Kompetensi Dasar
4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.
C. Indikator
1. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
2. Memberi nama senyawa alkana.
3. Menyimpulkana hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif dan strukturnya
4.. Menjelaskan sifat fisik dan kimia pada alkana.
5. Menyebutkan kegunaan senyawa alkana.
D. Tujuan Pembelajaran
1 Siswa dapat mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
2 Siswa dapat memberi nama senyawa alkana.
3 Siswa dapat menyimpulkana hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif dan strukturnya
4 Siswa dapat menjelaskan sifat fisik dan kimia pada alkana.
5 Siswa dapat menyebutkan kegunaan senyawa alkana.

E. Materi Pembelajaran
Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh, yaitu : hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan karbon- karbonnya merupakan ikatan tunggal. Alkana bersifat kurang reaktif sehingga disebut paraffin ( ainitas terhadap unsure lain kecil).
Rumus umum alkana adalah CnH2n+2
Derat homolog sama dengan deret sepancaran yaitu: deretan senyawa yang mempunyai rumus umum yang sama, gugus fungsional yang sama, sifat kimia yang serupa, sifat fisika ( missal titik didih) yang meningkat dan tiap suku yang berurutan berselisih CH2
Rumus struktur alkana H
Metana ( CH4) H C H
H
Catatan : Alkil(= CnH2n+1= R) ialah apabila alkana terjadi apabila alkana kehilangan 1 atom H, nama alkil sama dengan nama alkana asalnya dengan akhiran ana diganti dengan il. Contoh CH3 = metil, C2H6­ = etil

Isomer pada alkana
Isomeri ialah peristiwa dimana rumus molekul sama tetapi strukturnya berbeda. Sedangkan isomer merupakan zatnya, artiinya zat- zat yang rumus molekulnya sama, tetapi rumus struktur berbeda. Keisomeran yang terjadi pada alkana adalah keisomeran struktur.
Tata nama alkana
1. Alkana yang lurus dan bercabang diberi awalan normal.
2. Alkana yang bercabang :
a. Rentukan rantai utamanya, harus yang terpanjang dan paling banyak jumlah cabangnya.
b. Tentukan cabang- cabangnya, cabang harus diberi nomor sekecil- kecilnya dan diurutkan seua abjad.


Sifat Fisik Alkana
1. Makin panjang rantai C, titik didih dan titik lebur makin tinggi : alkana yang berisomer ternyata yang cabangnya banyak titik didih dan titik lebur rendah.
2. Tidak larut dalam air, dan larut dalam pelarut non polar misalnya CCl4
Sifat kimia alkana
1. Pembakaran sempurna menghasilkan CO2, H2O dan energy.
2. Alkana dapat mengalami reaksi subtitusi/pengganti dengan halogen.
Kegunaan Alkana
Senyawa alkana yang berwujud gas ataupun cair digunakan untuk bahan bakar. Kegunaan lainnya adalah sebagai pelarut, sumber hidrogen, pelumas, bahan baku untuk senyawa organik lain dan bahan industri.

F. Kegiatan Dalam Pembelajaran
1. Model pembelajaran : Kooperatif tipe STAD
Metode : PQ4R, diskusi kelompok, Tanya jawab,

2. Langkah- langkah dalam pembelajaran
a. Pendahuluan : 10 menit
1. Menanyakan siswa yang tidak hadir
2. Menuliskan judul dan tujuan pelajaran.
3. Memberikan pertanyaan prasyarat dan motivasi.
4. Membagi siswa dalam kelompok- kelompok.
b. Kegiatan Inti : 75 menit
1. Guru menyajikan materi melaui metode PQ4R
2. Guru memberikan LDS kepada siswa dan meminta siswa untuk mendiskusikannya bersama kelompok.
3. Guru meminta siswa untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
4. Guru memberikan post tes.
5. Penghitungan Skor.
6. Guru memberikan penghargaan terhadap kelompok yang kinerjanya paling baik.
7. Guru memberikan penekanan bagian- bagian yang penting mengenai hasil diskusi.
c. Penutup : 5 menit
Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pelajaran.
3. Alat / Bahan / Sumber belajar :
Sumber : Buku Kimia 2A untuk SMA Kelas XI karangan Michael
Purba penerbit Erlangga.
Bahan : Lembar Diskusi Siswa (LDS)

4. Evaluasi
Prosedur tes : post tes
Jenis tes : Objektif
Bentuk tes : Pilihan ganda



Bengkulu,
Mengetahui,
Guru mata pelajaran Peneliti



Tina Hasanah, S.Pd Heni Febriyanti
NIP: 450010628 NPM: A1F005039







Lampiran 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) II
Mata Pelajaran : kimia
Kelas semester : X1 / 2
Pokok Bahasan : Alkena
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat- sifat senyawa organic atas dasar gugus fungsi dan senyawamakromolekul.

B. Kompetensi Dasar
4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.
C. Indikator
1. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
2. Memberi nama senyawa alkena.
3. Menyimpulkana hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif dan strukturnya
4.. Menjelaskan sifat fisik dan kimia pada alkena.
5. Menyebutkan kegunaan senyawa alkena.

D. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
2. Siswa dapat memberi nama senyawa alkena.
3. Siswa dapat menyimpulkana hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif dan strukturnya
4. Siswa dapat menjelaskan sifat fisik dan kimia pada alkena.
5. Siswa dapat menyebutkan kegunaan senyawa alkena.
E. Materi Pembelajaran
Alkena(IUPAC) atau etilen (Trivial)dapat disebut juga olefin berasal dari kata olifiant ( pembentukminyak). Jika dibandingkan dengan alkana, alkena mengandung lebih sedikit atom hidrogen (H). Oleh karena itu alkena disebut tidak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap dua C = C , dengan rumus umum CnH2n. Contoh : CH4 = etena, C3H6= propena.
Tata nama
1. Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandund ikatan rangkap.
2. Penomoran dimulai dari salah satu ujung rantai induk yang sedemikian rupa sehingga ikatan rangkap mendapat nomor kecil.
3. Rantai utama diberi nama dengan akhiran ena
4. Jika strukturnya terdapat 2 atau 3 rangkap maka pada nama diberi akhiran diena atau triena
Isomer pada alkena
Isomer pada alkena bisa terjadi karena perbedaan rantai karbonnya( isomer rantai/ kerangka) atau perbedaan letak ikatan rangkapnya (isomer posisi).
Sifat alkena
1. Semakin panjang rantai C, titik didih dan titik lebur makin tinggi, C2­- C4 gas, C5 – C7 cair, selebihnya padat.
2. Alkena lebih reaktif dibandingkan dengan alkana.
3. Dapat mengadakan reaksi adisi dengan mengubah ikatan rangkapnya jadi tunggal (jenuh).
4. Terbakar sempurna menghasilkan CO2, H2O dan energi.
Kegunaan Alkena
Alkena, khususnya suku- suku rendah, adalah bahan baku idustri yang sangat penting, misalnya untuk membuat plastik, karet sintetis, dan alcohol.

F. Kegiatan Pembelajaran
1. Model pembelajaran : Kooperatif tipe STAD
Metode : PQ4R, diskusi kelompok, Tanya jawab

2. Langkah- langkah dalam pembelajaran
a. Pendahuluan : 10 menit
1. Menanyakan siswa yang tidak hadir
2. Membagikan hasil tes siklus 1
3. Menuliskan judul dan tujuan pelajaran.
4. Memberikan pertanyaan prasyarat dan motivasi.
5. Membagi siswa dalam kelompok- kelompok.
b. Kegiatan Inti : 75 menit
1. Guru menyajikan materi melaui metode PQ4R
2. Guru memberikan LDS kepada siswa dan meminta siswa untuk mendiskusikannya bersama kelompok.
3. Guru meminta siswa untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
4. Guru memberikan post tes
5. Memberikan penghargaan terhadap kelompok yang kinerjanya paling baik.
6. Guru memberikan penekanan bagian- bagian yang penting mengenai hasil diskusi.
c. Penutup : 5 menit
Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pelajaran.
3. Alat / Bahan / Sumber belajar :
Sumber : Buku Kimia 2A untuk SMA Kelas XI karangan Michael
Purba penerbit Erlangga.
Bahan : Lembar Diskusi Siswa (LDS)
4. Evaluasi
5. Prosedur tes : post tes
2. Jenis tes : Objektif
3. Bentuk tes : Pilihan ganda




Bengkulu,
Mengetahui,
Guru mata pelajaran Peneliti


Tina Hasanah, S.Pd Heni Febriyanti
NIP: 450010628 NPM: A1F005039

0 komentar:

 

My Blog List

Link

Education and Training Blogs - BlogCatalog Blog Directory

cari artikel, makalah, skripsi disini Copyright © 2009 FreshBrown is Designed by Simran