Jumat, 22 Mei 2009

STRUKTUR DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

STRUKTUR TUMBUHAN

A. Sel Tumbuhan
Struktur sel tumbuhan berbeda dengan sel tumbuhan. Pada dasarnya sel tumbuhan memiliki 2 bagian pokok yaitu :
Dinding sel ;merupakan bagian terluar, tidak hidup dan kaku,sehingga bentuk sel tumbuhan rlatif tetap.
Protoplasma: terdiri atas bagian –bagian yang hidup(protoplasmik)dan bagian-bagian yang tak hidup(nonprotoplasmik).

B. Jaringan pada Tumbuhan
Jaringan pada tumbuhan meliputi:
Jaringan Maristem
Jaringan maristem adalah jaringan yang tetap bersifat embrional, yaitu memiliki kemampuan untuk terus membelah diri tak terbatas.menurut asalnya maristem terdiri atas;
Maristem Primer, adlah maristem yang sel-selnya berkembang dari sel-sel embrional, oleh karenanya merupakan lanjutan dari pertumbuhan embrio.
Maristem Sekunder, jaringan maristem yang berkembang dari jaringan dewasa yang telagh berdiferensiasi namun aktif membelah (bersifat matematis).
Jaringan Permanen
Jaringan permanen merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel dewasa yang telah berdiferensiasi, tetapi dalam keadaan tertentu dapat bersifat maristematis kembali.meliputi :
Jaringan penutup, Fungsinya untuk menutupi dan melindungi bagian yang ada dibawahnya. Jaringan penutup terdiri atas,
a. Epidermis; Merupakan lapisan sel yang berada paling luar dari tubuh tumbuhan.
b. Periderm; adalah jaringan kulit gabus yang menggantikan kedudukan epidermis.
Jaringan Dasar: Merupakan jaringan yang sederhaa, karena masing-masing jaringan tersusun atas satu macam bentuk sel. Jaringan dasar terdiri atas;
c. Jaringan parenkim, Terdapat pada hampir sebagian besar bagian tubuh tumbuhan, baik pada korteks akar, batang, daun, daging, buah maupun biji.
d. Jaringan Kolenkim, struktur jaringan kolenkim hampir sama dengan parenkim, Tetapi pada jaringan kolenkim sel-selnya mengalami penebalan selulosa pada sudut-sudutnya.
e. Jaringan skelenkim ,adalah jaringan dasar yang sederhana, sama dengamn kolenkim.fungsinya sebagai penyokong.
Jaringan Pembuluh Pengangkut;terdiri dari;
f. Silem, adalah jaringan pengangkut yang memiliki dua fungsi besar yaitu, sebagai penyokong dan pengangkut airserta garam –garam mineral dari akar menuju kebagian atas tumbuhan. Silem terdiri atas, trakeid, trakea, parenkim dan serabut saraf.
g. Floem, struktur tubular.Fungsinya mengangkut snyawa organik hasil fotosintesis dari daun keseluruh tubuh tumbuhan.

C. Struktur dan sistem Organ pada Tumbuhan
1. Akar
Akar merupakan organ tumbuhan yang fungsinya mengokohkan tegaknya tumbuhan diatas tanah, menyerap air dan garanm mineral, serta tempat cadangan makanan.
Akar terdiri dari dikotil dan monokotil, Secara garis besar memiliki susunan anatomi sbb:
a. Epidermis(kulit luar), Terdiri atae selapis sel yang letaknya rapat dan tidak terdapat ruang antar sel.
b. Korteks , terdiri atas beberapa sel yang berdinding tipis serta susunan tidak rapat.
c. Endodermis, Merupakan batas terdalam lapisan korteks
d. Silinder pusat/stele, merupakan bagian yang terdapat disebelah dalam endodermis,
2. Batang
Jaringan pembuluh pengangkut pada batang merupakan lanjutan dari akar dan daun, Struktutr anatomi batang berbagai tumbuhan yaitu terdiri atas:
Epidermis
Korteks
Endodermis
Silinder pueat/ Stele
3. Daun
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang berfungsi sebagai alat transfortasi dan menangkap cahaya untuk fotosintesis.Struktur anatomi Daun yaitu:
Epidermis, terdapat dipermukaan atas maupun permukaan bawah.
Parenkim (mesofil), Terdiri atas parenkim palisade yaitun sel yang panjang tersusun rapat secara vertikal;dan parenkim spons(bunga karang),yakni sel-sel yang bentuk maupun susunanya tidak teratur.
Berkas pembuluh pengangkut, yang terdiri atas silem dan floem.
Bunga dan Buah
Merupakan organ hasil modifikasi dari organ pokok yang beradaftasi sesuai dengan fungsinya.

0 komentar:

 

My Blog List

Link

Education and Training Blogs - BlogCatalog Blog Directory

cari artikel, makalah, skripsi disini Copyright © 2009 FreshBrown is Designed by Simran